tak hanya titik di penghujung kalimat itu, bahkan torehan kata tamat pun tak akan sanggup merenggut kau daripadaku

“Pemerintah berkukuh buku berbahaya yang mengancam persatuan Indonesia perlu dilarang. [...] kini Kementerian menyusun buku putih untuk melawan isu separatisme.”
Inilah Tiga Diantara Puluhan Buku yang Akan Dilarang Pemerintah | Tempointeraktif.com
Rakyat diibaratkan layaknya anak kecil yang belum tahu baik dan buruk, di mana pemerintah berlaku seperti orangtua –yang merasa– cerdas, melarang si anak melakukan sesuatu dan menyuapi anak dengan ini dan itu.
Padahal dengan tindakan ini, pemerintah tidak lebih cerdas dari rakyat.
* foto oleh Cashiers Community Library – www.flickr.com/photos/cashierslibrary
Hari Selasa, 5 Januari 2010 pukul 14:11 WIB
mereka memang sok tau, bos
Hari Selasa, 5 Januari 2010 pukul 14:12 WIB
jika boleh berkomentar sinis.
sejak SD kita sudah didoktrin bahwa kemerdekaan indonesia diperoleh karena adanya persatuan dan kesatuan rakyat-rakyat di nusantara yang merasa senasib penenanggungan. persatuan dibangun dengan pemerataan dan keadilan. bukan sekadar membuang suara-suara (yang tentu beragam) dari daerah dan memberi nasehat ala pusat.
sayup-sayup terdengar, “lagi, bagaimana jakarta menekan suara-suara sisi pinggiran nusantara…”![:-] :-]](http://gun.web.id/smilies/yahoo_whistling.gif)
Hari Selasa, 5 Januari 2010 pukul 14:14 WIB
Untuk satu hal ini, saya sebenarnya bertanya2, mas Gun. Apa rakyat benar2 sudah tahu mana yang baik & yang buruk?
Hari Selasa, 5 Januari 2010 pukul 14:33 WIB
Jika disodorkan beberapa cerita yang berbeda atas suatu kasus, dengan ada cerita yang mempunyai bukti faktual yang lengkap — saya percaya rakyat bisa menilai.
Menyodorkan hanya satu versi cerita bagi saya itu seperti pembodohan.
Entah bagi orang lain — misalnya para pemuka agama fanatik.
Hari Selasa, 5 Januari 2010 pukul 16:16 WIB
Qinhuangdao Welcomes You!
Hari Selasa, 5 Januari 2010 pukul 23:35 WIB
pemerintah memberangus, tanda pemerintah tak jauh beda dengan rezim orba.
Hari Selasa, 5 Januari 2010 pukul 23:36 WIB
njrit.. gawat nih.
emangnye kategori buku “yang mengancam persatuan” itu apaan sih?
kalo yang dimaksud buku2 yang berusaha mengungkap fakta, siap-siap ke jaman tetralogi buru.
gile ajaaaa!!!
Hari Rabu, 6 Januari 2010 pukul 10:17 WIB
lumayan, semua jadi dapat bagian promosi gratisan. dan masing-masing bukunya punya peluang laris manis di toko buku
Hari Rabu, 6 Januari 2010 pukul 11:01 WIB
apes! aku yg bodoh ini malah dipimpin oleh orang bodoh
Hari Rabu, 6 Januari 2010 pukul 15:01 WIB
Ga heran sih, kamu heran Gun?
Hari Rabu, 6 Januari 2010 pukul 21:46 WIB
Hidup authoritarianism! \m/
Hari Rabu, 6 Januari 2010 pukul 22:38 WIB
Kenapa takut dengan isu separatisme? Benar2 mental kolonialis…
Hari Kamis, 11 Februari 2010 pukul 15:40 WIB
Semakin di banned, akan semakin dicari!