tak hanya titik di penghujung kalimat itu, bahkan torehan kata tamat pun tak akan sanggup merenggut kau daripadaku

Tiap produk jelas terus mengalami inovasi baru seiring perubahan zaman. Tak terkecuali rokok, yang oleh sebagian orang disebut berbahaya karena mengandung tembakau dan zat-zat yang merusak kesehatan.
Ada-ada saja akal manusia, produk yang dikenal berbahaya itupun dibuat sedemikian rupa sehingga tampak aman dan malahan berguna. Setelah terdapat inovasi berupa rokok nabati atau rokok herbal atau apa pun lah namanya, ada pula yang lebih canggih dan modern kelihatannya, produk Rokok Elektrik atau biasa disebut ROKEL.
Karena ROKEL sebuah perangkat elektronik dengan ukuran dan model mendekati bentuk rokok biasa, tidak mengandung tembakau. Terdiri dari perangkat elektronik yang aman dipakai, memiliki sertifikat CE dan RoHC yang diakui international, bebas bau dan asap tak sedap, bebas abu dan puntung, aman bagi lingkungan sekitarnya dan baik bagi kesehatan.
Membaca penjelasan tentang produk rokok elektrik yang dicomot dari rokokelektrik.com tersebut membuat saya jadi memikirkan satu hal. Lagi-lagi menjurus ke hal-hal yang mesum, tapi apa boleh buat, pikiran saya memang cabul adanya.
Analogi perokok yang ingin terhindar dari penyakit namun masih ingin tetap merasakan kenikmatan rokok dengan mengkonsumsi rokok elektrik, hampir-hampir mirip dengan analogi orang yang ingin terhindar dari penyakit dan kecelakaan (hamil, bertanggung jawab) namun masih ingin tetap merasakan kenikmatan seks dengan menggunakan alat bantu seks.
Ya, misalnya saja perempuan yang menggunakan dildo.
Toh rokok dan dildo sama-sama berbentuk batangan, mirip-mirip lah.
Karena DILDO sebuah perangkat elektronik dengan ukuran dan model mendekati bentuk penis biasa, tidak mengandung sperma. Terdiri dari perangkat elektronik yang aman dipakai, kualitas impor yang diakui international, bebas bau dan rasa tak sedap, aman karena tidak menyebabkan kehamilan dan baik bagi kesehatan, tidak menyebabkan penyakit menular seksual.
Tapi apapun itu, saya pribadi tetap lebih menyukai dan memilih rokok kretek dan seks konvensional. Kenikmatan alami itu tak tergantikan, bung.
* gambar dari rokokelektrik.com
Hari Sabtu, 4 Juli 2009 pukul 7:12 WIB
jadi kamu lebih seneng cowok asli daripada dildo? yakan yakannnnn
Hari Sabtu, 4 Juli 2009 pukul 7:13 WIB
Daritadi kok kowe mikirnya cowok melulu. Nggak di flickr (ngasih galeri cowok gay), nggak di twitter (ngomongin Owen terus), nggak di sini lah.
Lha itu dildo kan cuma contoh, ndes.
Hari Sabtu, 4 Juli 2009 pukul 7:15 WIB
yojelas, mengambil contoh dildo instead of fake rubber vagina kan memperlihatkan orientasi dan isi kepalamu
*hore ada yg masuk jebakan*
Hari Sabtu, 4 Juli 2009 pukul 7:17 WIB
he, aku baru tau ada rokok elektrik… moga2 rasane nggak mirip obat nyamuk
Hari Sabtu, 4 Juli 2009 pukul 8:04 WIB
Cabul kamuh. Wudhu sana!
Hari Sabtu, 4 Juli 2009 pukul 8:31 WIB
Yap,kenikmatan alami tak kan tergantikan,hahaha. Gak suka filter Gun?
Hari Sabtu, 4 Juli 2009 pukul 22:36 WIB
sehabis seks menikmati rokok..
[keywordmu makin yahud]
Hari Minggu, 5 Juli 2009 pukul 2:53 WIB
Ar, setahuku ada yang jualan dildo elektrik. Kalau vagina elektrik aku gak tau ada apa nggak. Makanya biar pasti, ambil contoh dildo, ndes… Toh sama-sama batangan kayak rokok.
*wudhu*
Hari Minggu, 5 Juli 2009 pukul 3:18 WIB
@ Generasi Patah Hati:
Oiya lupa, aku tergantung mood. Kalo lagi jelek biasanya lari ke filter (antara jarumblek kalo nggak sampurnaemail).
Hari Minggu, 5 Juli 2009 pukul 8:41 WIB
Pecel elektronik ada nggak ya?
Hari Minggu, 5 Juli 2009 pukul 21:15 WIB
saya pernah melihat ini gun, dalam penerbangan jarak jauh melintasi samudar pacific..Karena sebagian besar orang Jepang suka merokok, maka para pramugari membagikan rokok yang tidak berasap, nggak tahu apa,..mereka cuma sedot sedot aja,..
dasar !!
Hari Senin, 6 Juli 2009 pukul 13:01 WIB
Wong kamu nggak pake dildo…
Hari Senin, 6 Juli 2009 pukul 14:10 WIB
Ini tulisan kok mirip koran lampu merah.
Desperate nyari trefik kamu! Blogger abal-abal kamu!Hari Senin, 6 Juli 2009 pukul 18:30 WIB
jadi analoginya, gag ada dildo rokokelektrik pun jadi?
Hari Selasa, 7 Juli 2009 pukul 9:36 WIB
Wogh, kamu biasa ngisep dildo??
Hari Selasa, 7 Juli 2009 pukul 23:40 WIB
Hayo kalian yang cabul dan mesum, BUBARRRR!!!!
Hari Selasa, 7 Juli 2009 pukul 23:42 WIB
bang gun is gay
Hari Rabu, 8 Juli 2009 pukul 8:22 WIB
Komen saya ada di post sebelumnya LOL
Hari Rabu, 8 Juli 2009 pukul 11:12 WIB
Apakah sebagian besar entri di blog ini memang 17++ atau saya saja?
Cuma, rokok kan nggak nikmat kalo nggak ada asapnya. *soktau*
Hari Rabu, 21 Oktober 2009 pukul 22:26 WIB